Tugas Etika Bisnis

  1. Prinsip-prinsip yang menjadi pedoman seseorang dalam menjalankan kegiatan bisnis antara lain :                                                      a. Semangat pelayanan prima yang dilakukan

Tanggapan dan Contoh :

Menurut saya semangat pelayanan prima adalah semangat layanan yang diberikan seseorang kepada clien sesuai dengan standar pelayanan (minimal/maksimal) ditambah dengan satu atau dua pelayanan yang dituntut/dibutuhkan oleh clien dan mampu diberikan oleh pemberi pelayanan

Contohnya:

Pelayanan STNK , BPKB di Kantor Kepolisian Jakarta :

–          Suasana tertib, pakai nomor urut, petugas penerangan, flow chart terpampang, Waktu penyelesaian terpampang, penyerahan dan pemeriksaan dokumen langsung di loket.

–          Pelayanan tersebar di beberapa tempat.                                       b.Semangat Fairness.

Tanggapan dan Contoh:

Menurut saya semangat fairness adalah semangat yang dilakukan oleh pebisnis dengan mengedepankan keadilan dalam menjalankan bisnisnya sehingga akan berdampak pada kebaikan bisnis tersebut.

Contohnya:

Seorang pedagang yang memberikan harga discount yang sama pada setiap konsumennya walaupun yang beli adalah saudaranya sendiri.

c. Semangat Harmonis dan Kerjasama

Tanggapan dan Contoh:

Menurut saya dalam melakukan kegiatan bisnis terutama jika bisnis itu berbentuk suatu badan usaha maka akan dibutuhkan sekali suatu kejasama uang efektif dan harmonis guna mencapai tujuan dari suatu usaha bisnis tersebut

Contohnya:

Dalam melakukan kegiatan bisnis sebuah perusahaan tidaklah mempunyai seseorang yang berperan paling penting dalam menjalankan kegiatan perusahaannya, sebuah perusahaan tentunya akan saling membutuhkan antar organisasinya sehingga dibutuhkan kejasama yang harmonis dalam menjalankan kegiatannya.

d. Semangat Kerja Keras untuk Maju

Tanggapan dan Contoh:

Menurut saya dalam menjalankan kegiatan bisnis sangatlah dibutuhkan semangat kerja keras untuk maju, karena dengan semangat inilah kita sebagai pebisnis akan selalu terpacu untuk memajukan bisnis/usaha kita untuk terus berkembang dan maju.

Contohnya: Sebagai contoh adalah karakter orang-orang Jepang terhadap pekerjaan yaitu senang bekerja dan sangat loyal pada pekerjaannya. Orang yang senang bekerja tak akan membuang-buang waktu. Orang yang tidak membuang-buang waktu pasti akan lebih sukses dalam setiap usahanya. Dan pastinya orang yang sukses dalam bekerja selalu ingin maju dan berprestasi pula.

e. Semangat Hormat dan Rendah Hati

Tanggapan dan Contoh:

Tentunya dalam menjalankan bisnis haruslah mempunyai semangat hormat dan rendah hati, Hormat dalam arti disini adalah hormat kepada senior yang berkecimpung didalam bisnis yang sama, dan tetap rendah hati sekalipun kita menjadi seorang pengusaha atau pebisnis yang sukses.

Contohnya:

Menjadi pebisnis yang rendah hati memerlukan kesadaran kita untuk mau melakukan transformasi diri dengan mengubah pusat diri yang sebelumnya egoisme dan hawa nafsu, diganti dengan kebeningan hati nurani.

f. Semangat mengikuti Hukum Alam

Tanggapan dan Contoh:

Sehebat apapun anda dalam melakukan kegiatan bisnis tetapi tidak mengikuti hukam alam yang berlaku maka anda akan segera jatuh bersama bisnis anda. Didalam dunia bisnis tentu mengenal yang namanya hukum alam, yang mana itu akan menyeleksi bagi anda para pelaku bisnis yang taat aturan.

Contohnya:

Seorang pengusaha yang selalu bersemangat dalam mengikuti hukum alam dalam dunia bisnis dia akan sangat mungkin mendapatkan kesuksesan dalam berbisnis karena dia adalah orang yang taat aturan dalam berbisnis.

g. Kejujuran adalah Pangkal Sukses

Menurut saya dalam melakukan kegiatan bisnis sangat diperlukan suatu kejujuran. Karena dengan kejujuran kita akan mudah dipercayai oleh seseorang maupun konsumen kita, dan dengan begitu maka usaha/bisnis yang kita jalankan pun akan menjadi sukses, jadi menurut saya kejujuran adalah instrumen yang paling penting dalam menjalankan bisnis.

Contohnya:

Seorang pedagang di suatu pasar bisa sangatlah sukses samapai bisa menyekolahkan anak-anaknya mencapai sarjana karena pedang tersebut jujur terutama pada timbangannya yang mana membuat pedagang tersebut disukai atau dipercaya oleh konsumen.

h. Semangat Bersyukur

Tanggapan dan Contoh:

Bersyukur adalah sikap yang mulia. Dan lebih bersyukur karena diijinkan Tuhan untuk hidup dalam kualitas yang lebih tinggi, adalah hak. Maka marilah kita mengupayakan pencapaian tertinggi dari hak-hak kelahiran kita. Dalam berbisnis tidaklah penting kita untuk berpacu mendapatkan hasil yang paling baik. Menurut saya yang paling penting adalah bagaimana kita bisa mensyukuri atas bisnis yang telah kita jalani, maka ALLAH akan memberikan kemudahan dalam segala hal kepada kita dalam kegiatan berbisnis.

Contohnya:

Subahanallah, walhamdu lillah, wa la ilaha illallahu wallahu akbar! Ya Allah, aku panjatkan syukur kepada-Mu atas segala nikmat dan rezeki yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan keluargaku sejak kemarin hingga saat ini. Aku bersyukur kepada-Mu atas rezeki yang Kau anugerahkan Juga atas semua nikmat dan rezeki yang tidak aku ketahui jalannya. Semoga semua yang telah Engkau anugerahkan itu menjadi berkah buat kehidupanku, keluargaku, orang-orang di sekitarku, dan terutama untuk tegaknya agama-Mu. Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina azaban-nar, amin!

 2.       Pernyataan :

“Bisnis apapun adalah bagian dari sebuah sistem sosial dan atas dasar itu mempunyai hak dan tanggung jawab. Kebebasan untuk mengejar tujuan-tujuan ekonomis dibatasi oleh hukum dan tersalurkan melalui kekuatan pasar bebas, tetapi tuntutan tersebut bersifat minimal, karena hanya menuntut agar bisnis menyediakan barang dan jasa yang diinginkan, bersaing secara fair dan tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain. “

Tanggapan :

                Menurut saya pribadi setiap bisnis yang akan kita jalankan memang mempunyai hak dan tanggung jawab masing-masing seperti mendapatkan keuntungan atupun bertanggung jawab atas kewajiban-kewajiban kita sebagai pebisnis seperti membayar pajak. Dan bagi yang bergelut dibidang bisnis haruslah mentaati setiap peraturan-peraturan yang sudah dibuat oleh pemerintah yang tercantum dalam undang-undang. Setiap pengusaha pastilah mengharapkan keuntungan yang sebesar-besarnya dan terkadang menghalalkan segala cara agar mereka bisa mendapatkan hal itu, untuk itulah pemerintah membuat hukum atau peraturan yang wajib ditaati oleh setiap pengusaha/pebisnis dengan tujuan agar para pengusaha tidak bisa melakukan hal-hal yang malah akan merugikan pemerintah yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Didalam berbisnis, para pengusaha haruslah bersikap fair, baik kepada konsumennya ataupun terhadap saingannya sekalipun agar tidak menimbulkan kerugian-kerugian yang melebihi batas normal.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: